
Internet adalah media sumber pengetahuan yang tidak ternilai dan
menyediakan kekayaan informasi untuk mendukung pembelajaran siswa.
Sebagai perangkat kegiatan belajar-mengajar yang efektif dan efisien,
internet adalah fasilitas wajib untuk peningkatan daya saing bangsa.
Sekolah yang telah memiliki kebijakan akses internet tentunya akan
menambah daya saing siswa dan sekolahnya. Namun harus disadari juga,
bahwa penyalahgunaan teknologi informasi di sekolah dapat menempatkan
siswa dalam bahaya atau mengancam integritas dari seluruh komunitas
sekolah. Jadi bagaimana acuan pemanfaatan internet bagi siswa yang dapat
memastikan bahwa tidak terjadi aktifitas yang melanggar hukum, atau
membahayakan keselamatan para pelajar dan pengajar?
Apa risiko penggunaan internet untuk siswa dan sekolah?
Banyak sekali konten yang tidak patut, yang mungkin sama sekali tidak
bermanfaat, kadang menyesatkan atau bahkan yang termasuk perilaku
kriminal yang beredar di internet. Konten tersebut secara tidak disadari
oleh pengguna internet, akan mempengaruhi pikiran, sikap dan perilaku
secara perlahan, melalui alam bawah sadar kita.
Selain itu, harus juga dipastikan bahwa siswa tidak terlibat dalam
kegiatan yang tidak pantas atau merusak, dalam penggunaan internet di
sekolah, dan harus ada tindakan pencegahan penyalah-gunaan atau
kriminalisasi internet.
Kegiatan ini memberikan acuan bagi perilaku yang aman dan bertanggung
jawab dalam menggunakan teknologi informatika, dan menginformasikan
tindakan-tindakan teknis seperti penyaringan dan pemantauan untuk
menjaga siswa dan staf.
INSAN Goes to Campus adalah kegiatan rutin yang telah berjalan selama 4
semester.
Topik semester ini adalah pemanfaatan internet di kalangan akademis.
Dalam kegiatan ini, peran kampus adalah dukungan tempat dan penyediaan
fasilitas lainnya. Sementara peserta yang dundang berpartisipasi
diutamakan dari kalangan pelajar SMU/K, selain juga termasuk Mahasiswa/i
dari kampus partisipan.
Target siswa dan staf sekolah yang dituju adalah simpul-simpul komunitas
pengguna internet yang aktif, yang diharapkan akan menjadi penyebar
informasi di jejaring akademis tersebut. Kampus-kampus yang diminta
dukungannya pada kegiatan ini dapat mensosialisasikan program dan
fasilitas yang tersedia di kampusnya kepada para pelajar SMU/K yang
hadir.
Narasumber bagi kegiatan ini adalah para pelaku industri Internet dan
dari kalangan regulator atau Kementrian Komunikasi dan Informatika.
Telah banyak tokoh-tokoh dunia internet yang berpartisipasi dalam
kegiatan ini, seperti Andrew Darwis pendiri KasKus, Ashwin Sasongko
Dirjen Aptel Kominfo, Enda Nasution Bapak Blogger Indonesia, dan
lain-lainnya.
Setiap siswa peserta akan mendapat sertifikat yang menyatakan bahwa
pemegang sertifikat adalah orang yang telah memahami perlunya internet
sehat dan aman, serta berkewajiban untuk menyampaikan pengetahuan
tersebut di lingkungannya. Setiap kegiatan akan dipublikasikan melalui
media-media nasional dan setiap partisipan kegiatan akan tercatat dalam
situs INSAN hall of fame.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar